Sunday, February 17, 2013

Carpal Tunnel syndrome

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) adalah penyakit di pergelangan tangan karena penggunaan berulang. Penyebabnya belum diketahui secara pasti namun dapat dianggap sebagai saraf yang tertekan oleh carpal tunnel. Penyakit ini umumnya diturunkan secara genetis.
Gejala CTS adalah perasaan kaku di jempol, jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis. Hal ini terjadi di malam hari. Bila tidak ditangani, CTS dapat menyebabkan kerusakan saraf. Rasa sakit ini dapat terjadi dengan kuat sehingga penderita terbangun dari tidur.
Perawatan CTS adalah dengan injeksi corticosteroid. Selain itu juga dengan operasi untuk memotong transverse carpal ligament.
CTS mulai diselidiki pada tahun 1950-an, namun gejalanya telah dikenal sejak lama. Pada 1854, Sir James Paget adalah orang pertama yang melaporkan saraf tertekan di pergelangan tangan karena retak tulang.



Carpal tunnel syndrome adalah kondisi tangan dan lengan semakin menyakitkan disebabkan oleh saraf terjepit di pergelangan tangan. Sejumlah faktor dapat berkontribusi untuk carpal tunnel syndrome, termasuk anatomi pergelangan tangan, beberapa masalah kesehatan mendasar, dan mungkin pola penggunaan tangan.

Terikat oleh tulang dan ligamen, terowongan karpal adalah jalan sempit yang terletak pada bagian telapak dari pergelangan tangan. Terowongan ini melindungi saraf utama untuk tangan dan sembilan tendon pada jari. Kompresi saraf menghasilkan mati rasa, rasa sakit, dan, akhirnya kelemahan tangan yang menjadi ciri carpal tunnel syndrome. Untungnya, untuk kebanyakan orang yang mengembangkan carpal tunnel syndrome, pengobatan yang tepat biasanya dapat meringankan nyeri dan mati rasa dan mengembalikan penggunaan normal dari pergelangan tangan dan tangan.

Penyebab

Carpal tunnel syndrome terjadi sebagai akibat dari kompresi saraf median. Nervus medianus berjalan dari lengan melalui sebuah lorong di pergelangan tangan (terowongan karpal) ke tangan. Saraf tersebut memberikan sensasi ke sisi telapak ibu jari dan jari-jari, kecuali jari kelingking. Saraf tersebut juga memberikan sinyal saraf untuk menggerakkan otot-otot di sekitar dasar ibu jari (fungsi motorik).

Secara umum, apa pun yang mengganggu atau menekan saraf median di ruang terowongan karpal dapat menyebabkan carpal tunnel syndrome. Misalnya, patah tulang pergelangan tangan dapat mempersempit terowongan karpal dan mengiritasi saraf, seperti pembengkakan dan peradangan yang dihasilkan dari rheumatoid arthritis. Dalam banyak kasus, tidak ada penyebab tunggal yang dapat diidentifikasi. Mungkin bahwa kombinasi faktor risiko berkontribusi pada pengembangan kondisi.

Gejala

Carpal tunnel syndrome biasanya dimulai secara bertahap dengan sakit samar di pergelangan tangan yang dapat memperpanjang ke tangan atau lengan bawah. Gejala carpal tunnel syndrome umumnya meliputi:

1. Kesemutan atau mati rasa di jari atau tangan, terutama ibu jari dan jari telunjuk.
2. Nyeri memancar atau memanjang dari pergelangan tangan sampai lengan dan bahu atau ke dalam telapak tangan atau jari.
3. Kelemahan di tangan dan kecenderungan untuk menjatuhkan benda.

Pengobatan

Beberapa orang dengan gejala ringan carpal tunnel syndrome dapat meringankan ketidaknyamanan mereka dengan mengambil istirahat lebih sering dan memberikan kompres dingin untuk mengurangi pembengkakan. Jika hal tersebut tidak dapat membantu dalam beberapa minggu, pilihan pengobatan tambahan termasuk belat pergelangan tangan, obat-obatan, dan operasi. Belat dan perawatan konservatif lainnya lebih mungkin untuk membantu jika hanya memiliki gejala ringan sampai sedang kurang dari 10 bulan.

1. Terapi non-bedah

Metode ini dapat meliputi:
1. memakai CTS Splint.
2. Obat anti inflammatory drugs (NSAID)
3. Kortikosteroid

2. Operasi

Jika gejala yang parah atau menetap setelah mencoba terapi non-bedah, operasi mungkin akan menjadi pilihan terbaik.

Tujuan dari operasi terowongan karpal adalah untuk mengurangi tekanan pada saraf median dengan memotong ligamentum menekan pada saraf. Beberapa teknik operasi tersebut dapat mencakup:

1. Endoscopic surgery
2. Open surgery

Sumber: MayoClinic

penyembuhan penyakit ini adalah dengan memakai alat namanya CTS Splint. alat ini berfungsi mencegah terjadinya penjepitan syaraf pada bagian wrist joint (sendi pergelangan tangan). selain itu, penderita juga diharuskan terapi rutin menggunakan ultrasound terapi....


sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Carpal_tunnel_syndrome
-http://health.detik.com/read/2012/01/05/075032/1807036/770/carpal-tunnel-syndrome-saraf-terjepit-di-pergelangan-tangan
CTS Splint

DESKRIPSI PRODUK
* mengurangi kompresi (tekanan) pada pergelangan tangan yang lemah atau tertekan.
* Tangkai Plat dapat dilepas saat penyembuhan mulai membaik..

CARA PEMAKAIAN
* Posisi Tangkai Plat di sisi telapak tangan.
* Rekatkan strap  sesuai tekanan yang diinginkan.
* Strap atas berada antara ibu jari dan jari telunjuk dan menempel di punggung tangan.

APLIKASI
* Sindrom Carpal tunnel (CTS)
* Penggunaan Post traumatis 



untuk pemesanan silahkan hubungi kami di 0858 6737 4002 (sms ok)


harga sebelum ongkos kirirm Rp.240.000

kami biasa kirim melalui jasa titipan kilat (Tiki / JNE)

untuk pemesanan silahkan sms ke nomor 0858 6737 4002

pembayaran melalui :

Bank BRI unit Bandarjo ungaran

Nomor Rekening : 6089-01-020842-53-7

atas nama : Zulhida Nurhamida Halim 
CTS Splint

CTS Splint
READ MORE - Carpal Tunnel syndrome

Tuesday, January 22, 2013

nyeri punggung (lbp) dan penanganannya


Nyeri punggung bawah dapat mempengaruhi produktivitas manusia. Dalam masyarakat keluhan nyeri punggung bawah tidak mengenal umur, jenis kelamin ataupun status sosial. Gangguan yang terjadi akibat nyeri punggung bawah adanya nyeri tekan pada regio lumbal, spasme otot, keterbatasan gerak dan penurunan kekuatan otot, sehingga dapat menimbulkan keterbatasan fungsi yaitu gangguan saat bangun dari keadaan duduk, saat membungkuk, saat duduk atau berdiri lama dan berjalan ( Priguna Sidharta, 1984 )
Salah satu penyakit degeneratif adalah spondylosis lumbal yang merupakan OA pada vertebra lumbal. Spondylosis lumbal telah diakui sebagai suatu kesatuan radiology selama bertahun-tahun dengan berbagai nama seperti OA lumbal, osteophyrosis, arthrosis deformans, arthritis degeneratif dan lain-lain. Proses degeneratif dengan memperlihatkan adanya osteofit pada gambaran radiologis ini, sering terjadi pada VL4-5 dan VL5-S1 (Melvin, 1989).
Secara klinis spondylosis lumbal ada yang simtomatis dan ada pula yang asimtomatis. Spondylosis lumbal asimtomatis berarti bahwa secara radiology saja terlihat tanda-tanda, tetepi tidak menimbulkan keluhan. Sedangkan spondylosis simtomatis berarti secara radiology terlihat tanda-tanda spondylosis dan timbul gejala-gejala sesuai regio vertebralis yang terkena.
            Kebanyakan kasus nyeri punggung bawah berhubungan dengan beberapa kelainan discus intervertebralis pada dua tingkat tulang belakang terendah ( L4/5 dan L5/S1 ). Pada proses penuaan yang normal discus berangsur-angsur mongering, nucleus pulposus berubah dari gelembung yang kencang dan bergelatin menjadi struktur yang kering dan kecoklatan dan pada annulus fibrosus terbentuk fisura yng sejajar dengan lempeng akhir vertebra yang sebagian besar mengarah ke posterior. Herniasi inti dari bahan inti akan
READ MORE - nyeri punggung (lbp) dan penanganannya

Monday, January 7, 2013

Pengobatan Kaki Pengkor Pada Balita

club-footConge

Congenital Tapalipes Equino Varus (CTEV) atau masyarakat Indonesia menyebutnya dengan kaki pengkor (pincang) merupakan salah satu kelainan bawaan orthopedik yang saat ini paling banyak ditemukan. Kelainan ini sebenarnya dapat disembuhkan hingga menjadi normal kembali, jika sejak dini ketika penderita masih bayi segera ditangani.
CTEV


Salah satu cara penanganan kasus CTEV  ini adalah dengan cara memakai Sepatu Ortopedi.
Sepatu ortopedi ini berfungsi:
1. memposisikan posture kaki ke arah normal.
2. Memfiksasi sendi pergelangan kaki, sehingga membantu menstabilkan sendi pergelangan kaki
3. Koreksi Aktif untuk kasus CTEV.
4. Sebagai kosmetik.


Sfesifikasi Alat:
1. Menggunakan bahan Kulit asli yang telah di samak,
2. Di desain sesuai anatomi tulang kaki balita.
3. terdapat plat di bagian samping kanan dan kiri sebagai penopang pergelangan kaki
4. Warna: hitam

Ukuran: silahkan anda ukur panjang dan lebar dari telapak kaki balita yang akan dibuatkan sepatu.

Harga Sepatu Ortopedi mulai: Rp.750.000

untuk melihat semua daftar alat kesehatan dan spesifikasi harga, silahkan masuk ke www.orthoshoping.blogspot.com

Untuk pemesanan alat dapat menghubungi:
Nugroho : 085 867 374 002

Silakan tulis pesan ukuran sepatu ortopedi dan alamat pengiriman anda melalui sms, kemudian lakukan pembayaran melalui bank  dan konfirmasikan kepada kami, barang akan dikirim ke alamat Anda.

pembayaran melalui :

Bank BRI unit Bandarjo ungaran

Nomor Rekening : 6089-01-020842-53-7

atas nama : Zulhida Nurhamida Halim

Ongkos kirim silakan cek melalui JNE : http://www.jne.co.id , kota asal Jepara. Kecuali untuk reseller jika pemesanan dalam jumlah banyak akan kami carikan cargo yang lebih murah. Harga belum termasuk ongkos kirim dari Jepara.
sepatu ortopedi
sepatu ortopedi
index
READ MORE - Pengobatan Kaki Pengkor Pada Balita

Saturday, November 24, 2012

Penanganan pada cidera olah Raga dan Keseleo















olah raga saat ini merupakan sebuah hobi yang sudah menjadi kebutuhan masyarakat. karena selain menyehatkan, olah raga juga dipandang oleh sebagian orang sebagai salah satu rekreasi yang menyenangkan. bahkan, oleh sebagian anak muda, olah raga merupakan salah satu cara untuk menarik perhatian lawan jenisnya.

akan tetapi banyak jenis olah raga yang rawan menimbulkan cidera, terutama olah raga keras, atau olah raga yang memerlukan kontak fisik. kebanyakan cidera yang ditimbulkan adalah karena benturan, posisi jatuh yang tidak tepat, penguluran yang berlebihan dan kurangnya persiapan/persiapan. demikian juga halnya dengan keseleo. dan banyak juga cidera olah raga atau keseleo  yang bertambah berat disebabkan kesalahan penanganan pada saat timbulnya cidera pertama kali, bahkan bagi seorang atlit, penanganan pertama yang salah dapat menyebabkan masa istirahatnya menjadi semakin panjang.

Jenis cidera olah raga atau keseleo

jenis cidera olah raga atau keseleo bermacam-macam, antara lain:
1. Kram otot, yaitu otot yang memendek dengan tiba-tiba, namun tidak bisa mengulur kembali seperti semula.

2. Contusio, yaitu perdarahan yang terjadi dibawah kulit dan sekitar serabut otot karena benturan, dan tidak disertai luka terbuka.

3. Sprain, yaitu otot mengulur maksimal melebihi kemampuan maksimal penguluran otot tanpa disertai kerobekan serabut otot.

4. Strain, yaitu Sprain yang disertai kerobekan serabut otot.

5. Ruptur, yaitu Strain yang mengenai ligament atau tendo, yang kadang disertai lepasnya tendo/ligament dari tulang.

6. Fraktur atau patah tulang

Penanganan keenam jenis cidera tersebut, pada masyarakat kita sering kali sama, yaitu dengan dipijat. penanganan cidera olah raga dengan dipijat tidak lah salah mutlak, tergantung jenis cidera yang dialami. Pemijatan pada kasus nomor 1 (kram otot) memanga dapat menjadikan otot yang tadinya tegang menjadi rileks atau lemas, asal tekanan yang diberikan pada saat memijat tepat, dengan arah yang benar. namun jika tekanan yang diberikan terlalu keras atau arahnya salah, dapat menjadikan otot yang tadinya kram menjadi robek (strain). Apalagi jika pemijatan dilakukan pada cidera kasis nomor 2 - 6.

Penanganan pertama jika terjadi cidera olahraga atau keseleo.
penanganan pertama pada cidera olahraga atau keseleo (cidera akut) dikenal dengan metode R-I-C-E (Rest, Ice, Compression, Elevation).

a. Rest, atau istirahat, artinya bagian yang mengalami cidera diistirahatkan dari semua gerakan (dipakai untuk bergerak sesedikit mungkin).

b. bila terjadi pada lengan atau siku, gunakan arm sling / pembalut segitiga (mitella) untuk menyangga lengan dan meminimalisir gerakan. bila terjadi pada kaki, pakailah kruk atau tongkat untuk membantu menyangga tubuh saat berdiri atau berjalan.

c. Ice, atau es/ pendinginan, artinya gunakan es atau air dingin dan usapkan atau kompres pada bagian yang mengalami cidera, lamanya 10 menit dan diulangi 4-6 kali sehari. Pada olahraga modern, biasanya hal ini diganti dengan semprot salju. (chlorethyl dll). tujuannya adalah mencegah pembengkakan dan mengurangi nyeri.

d. Compression, atau penenkanan, artinya berikan penekanan dengan menggunakan pembalut elastis bandage atau decker pada bagian yang cidera untuk mencegah timbulnya pembengkakan. dan buka tiap 2 jam sekali agar aliran darah tidak terhenti.

e. Elevation, artinya memposisikan bagian tubuh yang mengalami cidera lebih tinggi dari janting. terutama saat tidur atau istirahat. misalnya dengan diganjal bantal atau guling. contoh elevasi pada cidera yang terjadi dibagian tungkai, lutut, angkle.
metode ini dapat dilakukan pada hari 1-2 setelah terjadinya cidera, dan setelah hari ke 3 dan seterusnya barulah boleh dilakukan pemijatan, pemanasan, dan program-program latihan ringan untuk mempercepat proses pemulihan atau penyembuhan cidera. dan untuk lebih mendukung pemeriksaan cidera yang terjadi, biasanya bisa dilakukan foto rontgen, bahkan pada atlit profesional dapat dilakukan foto rontgen dengan memanfaatkan teknologi MRI (magnetic ressonancing instrument)..
READ MORE - Penanganan pada cidera olah Raga dan Keseleo

Friday, November 2, 2012

CEDERA PADA TULANG PUNGGUNG ATAU TULANG BELAKANG



Kira-kira apa resiko terburuk yang akan dialami penderita yang mengalami  trauma / cidera tulang belakang?  Resiko yang paling fatal adalah terjadinya kelumpuhan anggota gerak, penderita mengalami kelumpuhan permanen dan bahkan bisa ke arah kematian jika patahan brada di daerah leher.
Tulang belakang  yang mengalami trauma akan mengalami salah satu kondisi berikut :
  1. Patah tulang belakang.
  2. Salah letak /pergeseran lempengan (disc inter vertebrae) antar ruas tulang belakang karena mengalami penekanan (listesis).
  3. Terkilir (sprain dan strain)pada bagian tukang belakang.
  4. Retak pada ruas-ruas tulang belakang (korpus vertebrae).
Cidera pada tulang belakang maupun cidera pada ruang antar tulang belakang akan mengakibatkan perlukaan pada persyarafan yang terletak di dalamnya. Oleh karena itu setiap perlukaan yang terjadi pada tulang belakang, bisa mengakibatkan ketiga kemungkinan diatas, hal ini akan mendorong ke arah kehati-hatian  penolong. Pada penderita dengan perlukaan bagian tulang belakang penderita akan merasakan gangguan gerak. Akan terasa nyeri saat beraktifitas.


Mengenal Susunan Tulang Belakang

Untuk lebih mengenal cedera tulang belakang, baiklah apabila kita mengenal struktur anatomi tulang belakang. Tulang belakang terdiri dari kumpulan tulang-tulang kecil (vertebrae), salah satu bagiannya merupakan jalur persyarafan yang mirip canal (saluran) yang tempatnya disebut spinalcord. bagian –bagian kecil tulang ini dipisahkan semacam tulang kering yang mirip lempengan/piringan sehingga disebut  Intervertebral disc / diskus intervertebralis. Tulang belakang sendiri memiliki keterbatasan rentang  gerak yang dipengaruhi lempengan tulang kering tadi, sehingga fungsi intervertebal disc / diskus intervertebralis tadi mirip shock absorber (per peredam). Pemahaman anatomis selanjutnya adalah, tulang belakang-lempengan- spinal cord dibungkus sekumpulan otot-otot yang sangat kuat sehingga menambah kekuatan penegakan tubuh.
READ MORE - CEDERA PADA TULANG PUNGGUNG ATAU TULANG BELAKANG

Monday, October 29, 2012

Nyeri punggung?? bagaimana pengobatannya..



Nyeri bagian punggung yang dalam bahasa medis disebut lumbal strain adalah nyeri punggung yang terjadi secara spontan dan menimbulkan rasa  nyeri yang tak tertahankan yang bisa menimbulkan gangguan aktivitas dan bentuk / postur tulang penyangga tubuh. Penyebab nyeri punggung biasa diakibatkan oleh postur yang tidak ideal (terlalu gemuk/buncit), trauma / cidera yang terjadi di daerah punggung ( tulang belakang) atau boyok. gerak tubuh yang salah, kurang peregangan senam juga bisa menyebabkan yeri punggung / nyeri boyok. terlalu lama duduk (biasanya dialami oleh para pekerja administratif / kantoran) juga sangat sering dikeluhkan oleh pasien. selain itu, berkendara yang jauh menggunakan motor / mobil juga menjadi faktor penyebab terjadinya nyeri punggung / nyeri boyok ini.

Kaum wanita mempunyai risiko nyeri punggung / nyeri boyok lebih besar daripada pria. postur tubuh yang kurang baik merupakan faktor pemicu yang paling sering dikeluhkan. faktor Kehamilan dan juga kebiasaan menggendong anak juga menjadi faktor meninggkatnya gejala nyeri punggung / nyeri boyok.


Keluhan nyeri punggung disebabkan karena postur tubuh yang salah atau kurangnya aktivitas fisik sebenarnya bisa dicegah, bahkan keluhannya dikurangi.


Penyebab:

  • faktor Osteoarthritis. usia yang semakin tua menyebabkan bantalan sendi pada tulang belakang (diskus) bergeser (menonjol) dari tulang belakang dan menghasilkan pertumbuhan tulang baru seperti taji / jalu, yang menimbulkan radang sendi disertai nyeri. Pemakaian korset orthopaedi dan perawatan kesehatan biasannya dapat mengatasi masalah ini.
  • Faktor Olahraga yang berlebihan. Kurangnya aktivitas fisik merupakan faktor risiko yang membuat seseorang lebih rentan terkena nyeri punggung. Keadaan ini diperberat dengan kebiasaan olahraga berlebihan hanya di hari minggu. Jika kita melakukan sesuatu yang berat setelah sepanjang minggu lebih banyak beraktivitas pasif, kita sangat beresiko mencederai diri. Olahraga high impact yang dilakukan tanpa pemanasan untuk menguatkan batang tubuh (core) akan membuat otot-otot tidak kuat mendukung gerakan yang dilakukan. Disarankan agar setidaknya kita melakukan latihan dasar untuk penguatan batang tubuh 15 menit setiap hari serta pemanasan agar batang tubuh dan otot-otot lebih siap ketika kita berolahraga lebih intens di akhir pekan.

  • Faktor Menggendong anak Kebiasaan Menggendong anak di punggung, apalagi jika berat badan anak cukup besar, akan menyebabkan beban yang besar pada
READ MORE - Nyeri punggung?? bagaimana pengobatannya..

Tuesday, October 16, 2012

Bell's palsy / bibir merot



Bell palsy adalah kelumpuhan wajah akut etiologi tidak diketahui. Meskipun pemulihan dari palsy Bell diharapkan tanpa intervensi, pengalaman klinis menunjukkan bahwa pemulihan sering tidak lengkap. Laporan kasus ini menggambarkan sistem klasifikasi yang digunakan untuk memandu pengobatan dan untuk memantau pemulihan individu dengan kelumpuhan wajah. Deskripsi Kasus. Pasien adalah seorang wanita 71 tahun dengan kelumpuhan wajah lengkap kiri sekunder untuk palsy Bell. Tanda dan gejala dinilai dengan menggunakan ukuran standar kerusakan wajah (Sistem Grading Facial [FGS]) dan pertanyaan tentang keterbatasan fungsional. Sebuah kategori pengobatan berbasis ditugaskan berdasarkan tanda-tanda dan gejala. Rehabilitasi otot yang terlibat pendidikan ulang latihan disesuaikan dengan kategori pengobatan berbasis. Hasil. Pada 14 sesi terapi fisik selama 13 bulan, pasien sudah membaik gangguan wajah (awal FGS skor = 17/100, skor akhir FGS = 68/100) dan tidak ada laporan keterbatasan fungsional. Diskusi. Pemulihan dari Bell palsy dapat menjadi proses yang rumit dan panjang. Penggunaan sistem klasifikasi dapat membantu menyederhanakan proses rehabilitasi.

    * Bell palsy
    * Klasifikasi sistem
    * Facial neuromuskular re-edukasi
    * Facial kelumpuhan

Bell palsy adalah kelumpuhan wajah akut etiologi tidak diketahui. Bell palsy paling sering terjadi antara usia 15 dan 60 tahun, dengan 15 - untuk 44-year-olds mengalami incidence.1 tertinggi Pada tahun 1982, Peitersen1 diuraikan sejarah alam palsy Bell setelah mempelajari 1.011 pasien selama 1 tahun mengikuti perkembangan mereka kelumpuhan wajah. Tiga puluh satu persen dari pasien mengalami kelumpuhan lengkap, dan 69% dari pasien mengalami kelumpuhan lengkap dari otot-otot wajah. Fungsi wajah normal kembali pada 71% pasien, dan pemulihan ini terjadi dalam waktu 3 sampai 8 minggu setelah onset paralysis.1 Peitersen1 melaporkan usia yang memiliki pengaruh kuat pada proses pemulihan. Sembilan puluh persen dari pasien usia 0 sampai 14 tahun pulih sepenuhnya, sedangkan hanya 37% dari pasien lebih dari 60 tahun pulih sepenuhnya. Peitersen menyimpulkan bahwa cepat beberapa fungsi wajah kembali, lebih baik hasil secara keseluruhan.
READ MORE - Bell's palsy / bibir merot

Wednesday, October 3, 2012

Gejala Nyeri Punggung


 Gejala Nyeri Punggung


Jika anda menderita nyeri punggung, anda tidak sendirian mengalaminya. Empat dari lima orang dewasa mengalami gejala nyeri punggung bawah paling sedikit sekali dalam hidupnya. Punggung adalah bangunan yang komplek tersusun dari 33 tulang belakang, lebih dari 30 otot, ligament (penguat sendi) yang banyak, terdiri dari bermacam-macam sendi dan terdapat discus (bantalan sendi) ditiap ruas tulangnya. Dari keterangan diatas dapat anda pahami bahwa ada banyak unsur yang menyebabkan ketidak nyamanan jika terjadi cidera pada punggung.


Cidera pada punggung atau nyeri punggung dapat dicegah dengan melakukan stretching (penguluran) secara rutin. Penguluran pada otot punggung dapat mengurangi frekuensi nyeri punggung. Penguluran otot punggung sebaiknya dilakukan pada pagi hari setelah bangun tidur atau baik juga dilakukan dimalam hari sebelum tidur. Kebanyakan orang memperoleh faedah dari pelaksanaan streeching secara teratur, bagaimanapun juga sebelum anda melaksanakan program latihan (olahraga) diskusikan rencana program anda terlebih dahulu dengan dokter yang berkompeten.


Ketika melakukan program streeching sebaiknya anda melakukan olahraga sampai berakhir baru anda lakukan stretching secara perlahan dan benar.
Anda seharusnya tidak mengalami nyeri hebat atau ketidaknyamanan yang berarti pada punggung jika anda melakukan penguluran rutin dan benar. Dalam kasus ini, bila anda melakukan penguluran terlalu jauh dari batas penguluran yang wajar akibatnya otot terasa nyeri dan cidera dapat terjadi. Hindari gerakan yang memantul pada penguluran, jaga agar gerakan perlahan dan lembut. Setelah selesai melakukan penguluran dianjurkan meminum banyak air. 
Tehnik angkat angkut dan bekerja secara ergonomis adalah dua hal penting untuk menghindari cidera punggung.Jangan pernah mengangkat benda yang terlalu berat dengan menggunakan otot punggung kamu! Tetapi gunakan otot kaki (lebih kuat) untuk mengangkatnya. Ketika duduk dikursi untuk waktu yang lama, luangkan untuk berjalan sebentar dan pastikan otot punggung anda juga beristirahat selain itu gunakan pula peralatan yang tepat untuk adaptasi seperti sandaran lumbal untuk menjaga posisi punggung yang benar.


READ MORE - Gejala Nyeri Punggung

Saturday, September 22, 2012

Punggung Terasa sakit

“bagaimana nyeri punggung bawahnya pagi ini” tanyaku pada bapak sebelum berangkat seminar kajian ilmiah buku Akuntansi Keuangan Lanjutan di UC UGM pagi kemarin
“sudah baikan, dah bisa jalan tegak, nggak seperti kemarin” jawab bapakku menerangkan
“dikasih trombocop saja” kata kakak sulungku yang pagi itu datang
“nggak usah, nggak papa” jawab bapakku
“sudah dikasih minyak tawon dari makasar” jawabku menambahkan
Itu percakapan pagiku dengan bapak dan kakak sulungku mengulas kemajuan kesehatan punggung bawah bapakku yang sempat membuatnya tertatih-tatih berjalan selama dua hari.
Begitu cepat efek penyembuhan bapakku, hanya dalam semalam sudah bisa berjalan lebih tegak, sementara sehari sebelumnya jalannya tertatih-tatih dan badannya juga terasa sakit semua.
Ada banyak tips untuk mengobati ataupun menghindari nyeri punggung bawah, begitupun cara mengatasi nyeri punggung, tetapi yang dilakukan bapakku tidak banyak untuk mendapat efek instan itu, bapakku hanya melakukan:low back pain
  1. memberi minyak gosok pada punggung bawahnya, kebetulan karena masih punya minyak tawon dari makasar yang terkenal itu, maka bapak menggosok punggung bawahnya dengan minyak tawon yang bertutup putih (tutup putih lebih panas dari pada yang bertutup merah)
  2. melakukan senam punggung ringan ditempat tidur, dan saat duduk setelah sholat berjamaah dengan ibuku. Senam yang dilakukan bapakku, adalah beberapa gerakan senam yang bisa dilakukan dengan menggambil dari gerakan senam punggung yang diberikan dokter padaku awal tahun kemarin saat aku didiagnosis ada syaraf  kejepit di antara lumbal 4 dan 5. Semua gerakan yang dilakukan tidak dipaksakan dan hanya dilakukan sebentar-sebentar tetapi sering.
  3. memakai korset selama tidak berbaring/tidur. Korset ini membantu posisi badan bapakku tetap tegak dan juga mengurangi rasa sakit saat bergerak terutama membungkuk, karena bisa dikata selama dua hari sakit bapakku tidak bisa membungkuk, sehingga sangat kesulitan setiap kali mengambil air wudlu.
  4. berdo’a memohon kesembuhan pada Allah disetiap gerakan tubuhnya, berdo’a tidak hanya dilakukan saat sholat, tapi setiap aktivitas yang dilakukan selalu diiringi dengan doa.
doaAlhmadulillah, empat langkah itu mampu membuat kesakitan bapakku bisa berkurang dan hari ini sudah bisa beraktivitas sehari-hari meski masih dengan gerakan perlahan-lahan dan dengan didampingi ibuku. Tadi sore, pak gun, pengobat alternatif langganan bapakku juga sudah datang kerumah.
Semoga bermanfaat.
READ MORE - Punggung Terasa sakit

Wednesday, September 12, 2012

Leherku kenapa ya?


Nyeri leher seringkali diabaikan oleh penderitanya. Nyeri leher yang tidak ditangani secara serius dapat menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius.  Sering timbul pertanyaan kenapa leher saya sakit?  Berikut akan dibahas apa penyebab, pencegahan dan pengobatannya.

    Leher sendiri terdiri dari tulang dan bagian lunak, seperti otot, ligamen dan saraf. Tulang belakang bagian leher memiliki fungsi pergerakan dan penopang berat kepala. Tidak seperti pada tulang belakang bagian lain, bagian leher tidak dilindungi oleh tulang lain sehingga rentan terhadap cedera yang menimbulkan rasa sakit dan membatasi pergerakan. Sakit leher pada kondisi tertentu dapat hilang dengan sendirinya, namun sebagian memerlukan diagnosis dan perawatan medis lebih lanjut.
    Nyeri leher dapat disebabkan oleh kelainan di jaringan lunak, seperti otot, ligamen dan saraf, juga pada tulang dan sendi tulang belakang. Penyebab paling umum sakit leher adalah kelainan jaringan lunak karena cedera kecil tetapi berkepanjangan. Meskipun jarang, dapat juga disebabkan oleh
READ MORE - Leherku kenapa ya?

Tuesday, August 28, 2012

Kenapa dengan Kaki Anakku ?

Apakah Kaki Anakku Normal???

Orangtua sebaiknya memperhatikan cara anak berjalan. Jika orangtua melihat cara berjalannya lucu dan tidak seperti balita lainnya, maka tak ada salahnya untuk memeriksakan kondisi tulang kakinya.
Cara berjalan anak balita sangat beragam, ada yang berjalan dengan kedua kaki mengangkang, memutar telapak kakinya ke dalam (seperti huruf O), memutar telapak kakinya keluar (seperti huruf X) dan berjalan jinjit.

Sebagian besar cacat kaki pada anak terabaikan kecuali sudah sangat berat sehingga anak mulai mengeluh. Kebanyakan bentuk kaki yang tidak normal pada balita akan kembali lurus dengan sendirinya hingga usia tertentu.

Menurut The Baby Book karangan Willian and Martha Sears, terdapat beberapa perkembangan normal untuk telapak kaki dan kaki balita, yaitu:
READ MORE - Kenapa dengan Kaki Anakku ?

Wednesday, June 27, 2012

nyeri punggung saat berkendara

Cedera tulang punggung banyak dialami para pemotor ketika terjadi kecelakaan yang membuatnya terjatuh di jalan. Ternyata bukan cuma saat jatuh, cedera tulang punggung juga bisa terjadi akibat salah posisi saat berkendara dengan motor.

"Bahaya lain saat naik motor adalah fibrasi atau getaran. Benda apapun kalau digetarkan terus menerus bisa sobek, termasuk tulang punggung," kata dr Luthfi Gatam, SpOT, ahli bedah tulang dari RS Fatmawati usai jumpa pers di RS Fatmawati, Senin (20/2/2012).

Sobeknya jaringan di sekitar tulang punggung biasanya ditandai dengan nyeri punggung, yang kadang-kadang hanya dikira pegal-pegal biasa. Bedanya, jika pegal biasa akan cepat hilang setelah istirahat maka pegal karena tulang punggung sobek cenderung
READ MORE - nyeri punggung saat berkendara

Saturday, June 9, 2012

Telapak Kaki Datar Bikin Anda Mudah Lelah Lho

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – Bentuk telapak kaki yang datar atau ceper itu membuat kita mudah lelah ketika berjalan. Karena itu, perlu menggunakan sepatu khusus untuk membantunya.
Pakar Geriatri dari FKUI, dr. Hj.Nina Kemala Sari, SpPd K-G, FINASIM, mengemukakan pemilik Pes Planus atau telapak kaki datar membuat mudah lelah ketika beraktivitas. “Apalagi, bagi orang yang sudah lanjut usia,” ujarnya.
Padahal, untuk kegiatan yang penting, seperti sedang menunaikan ibadah haji misalnya, mau tak mau kita harus banyak berjalan dengan kaki. “Untuk itu, mereka perlu
READ MORE - Telapak Kaki Datar Bikin Anda Mudah Lelah Lho

Monday, April 23, 2012

amputasi di bawah lutut


Hilangnya sebagian alat gerak akan menyebabkan ketidakmampuan seseorang dalam derajat yang bervariasi, tergantung dari luas hilangnya alat gerak, usia pasien, ketepatan operasi dan manajemen paska operasi. Satu atau seluruh faktor ini bertanggung jawab atas kondisi ketidakmampuan pasien untuk kembali ke kemampuan fungsional seperti sebelumnya. Adanya inovasi baru teknik amputasi, perawatan sebelum dan setelah operasi, terutama dengan pendekatan rigid dressing, teknik prostetik yang lebih baru serta pemahaman yang lebih baik tentang implikasi hilangnya alat gerak terhadap faktor psikososial pasien, telah banyak merubah pendekatan tindakan operasi dan rehabilitasi saat ini. Berdasarkan penelitian pada saat ini amputasi pada pada alat gerak bawah mencapai 85%-90% dari seluruh amputasi dan amputasi bawah lutut (transtibial amputation) merupakan jenis operasi amputasi yang paling sering
READ MORE - amputasi di bawah lutut

Monday, April 2, 2012

Pengobatan Nyeri pinggang



Pada dasarnya dikenal dua tahapan terapi NPB (nyeri punggung bawah) : konservatif dan operatif.
a)    Terapi konservatif meliputi rehat baring (bed rest), mobilisasi, medikamentosa, fisioterapi, dan traksi pelvis.
1) Pada rehat baring, penderita harus tetap berbaring di tempat tidur selama beberapa hari dengan sikap tertentu. Tidur di atas tempat tidur dengan alas keras dan atau bisa juga dengan posisi semi Flowler. Posisi ini berguna untuk mengelimir gravitasi, mempertahankan kurvatura anatomi vertebra, relaksasi otot, mengurangi hiperlordosis lumbal, dan mengurangi tekanan intradiskal.
READ MORE - Pengobatan Nyeri pinggang

penanganan nyeri pinggang

      
Diperkirakan hampir semua orang pernah mengalami nyeri punggung semasa hidupnya. Nyeri punggung bawah, menurut Ehrlich G.E merupakan keluhan yang sering ditemukan di praktek sehari-harian, dengan prevalensi di Amerika Serikat berkisar 15-20%. Penelitian Community Oriented Program for
Controle of Rheumatic Disease (COPORD) Indonesia menunjukkan prevalensi nyeri punggung 18,2% pada laki-laki dan 13,6 % pada wanita. Penyebab nyeri punggung sangat beraneka ragam, namun dari penelitan Rahmat HS, 2009 prevalensi nyeri punggung bawah pada pekerjaan seperti supir, pengendara sepeda motor, atau penarik becak lebih tinggi berbanding pekerjaan lain yang timbul akibat duduk lama. Walaupun nyeri punggung bawah jarang fatal namun nyeri yang dirasakan menyebabkan penderita mengalami suatu disabilitas, yaitu keterbatasan fungsional dalam aktifitas sehari-hari dan kehilangan
READ MORE - penanganan nyeri pinggang

Sunday, March 25, 2012

Scoliosis dan penanganannya








Skoliosis adalah suatu kelainan kelengkungan tulang belakang atau spinal curvature yang terdiri dari
kelengkungan kearah lateral yang disertai dengan pemutaran atau rotasi dari tulang belakang.
Sebanyak 75-85% kasus skoliosis merupakan idiopatik, yaitu kelainan yang tidak diketahui
penyebabnya. Sedangkan 15-25% kasus skoliosis lainnya merupakan efek samping yang diakibatkan
karena menderita kelainan tertentu seperti distrofi otot, sindrom marfan, sindrom down dan penyakit
lainnya. Berbagai kelainan tersebut menyebabkan otot atau saraf di sekitar tulang belakang tidak
berfungsi sempurna dan menyebabkan bentuk tulang belakang menjadi melengkung.
Masalah utama yang dihadapi penderita skoliosis adalah masalah kosmetik. Pada pasien skoliosis yang
berat dan diabaikan akan timbul masalah lain seperti nyeri punggung kronis, gangguan fungsi
jantung-paru (kardiopulmoner) sampai kepada persyarafan tulang punggung.
Melihat komplikasinya yang dapat ditimbulkan, maka penderita skoliosis memerlukan penanganan sedini
mungkin. Penanganan penderita skoliosis umumnya berdasarkan atas progresifnya dan besarnya sudut
kurvatura. Penanganan penderita skoliosis lebih ditekankan pada pengobatan non operatif.

Pengobatan skoliosis non operatif adalah dengan terapi latihan atau dengan pemberian ortesa pada punggung.
Terapi latihan diberikan terutama pada penderita skoliosis dengan sudut kurvatura yang ringan (sudut
cobb 20 derajat atau kurang) yang belum memerlukan ortesa dengan Metode Beatrice Woodcock.

READ MORE - Scoliosis dan penanganannya

Monday, November 28, 2011

Perawatan kaki palsu

Kapan waktu untuk menggantikan perangkat prostetik Anda:

Prostesis Anda membutuhkan penyesuaian dengan baik dan sesuai dengan gaya hidup dan kebiasaan Anda. Hal ini sangat penting bagi orang-orang dari segala usia dan tingkat aktivitas. Selama bertahun-tahun, Anda mungkin perlu mengganti prostesis atau bagian-bagiannya. Perubahan ini akan dilakukan oleh prosthetist yang tahu bagaimana tubuh Anda bekerja dan juga memiliki keterampilan teknis untuk membuat sebuah prostesis yang tepat untuk Anda.

READ MORE - Perawatan kaki palsu

Innovasi pengukuran nyeri (1939–1999), (Noble at al, 2005)


Disusun oleh : Ahmad Abidin 

 Diawali pada tahun 1939 oleh  Dallenbach  yaitu List of pain words categorized into five groups, tahun 1940 oleh Hardy, Wolff dan Goodell yaitu Psycophysical methods Threshold JND and tolerance, tahun 1941 Tail flick test  oleh D’ Amour dan Smith, tahun 1948 Simple descriptive scales for pain intensity and pain relief oleh Keele, tahun 1953 Average Pain Index oleh Beecher, tahun 1964 10-cm line VAS oleh
READ MORE - Innovasi pengukuran nyeri (1939–1999), (Noble at al, 2005)

Reliabilitas VAS (Wibowo, 2008).


Disusun oleh : Ahmad Abidin 


Berbagai penelitian tentang reliabilitas VAS diantarnya : (1) Dalam studinya pada 100 pasien rematologi yang dilakukan pemeriksaaan, Scott dan Huskisson menemukan bahwa
READ MORE - Reliabilitas VAS (Wibowo, 2008).

Validitas VAS (Basuki, 2008, dikutip oleh Wibowo, 2008)

Disusun oleh : Ahmad Abidin 


Berbagai penelitian diantaranya ; (1) Huskisson melaporkan bahwa VAS mempunyai korelasi yang baik (0,75) dengan four point discriptive scale, (2) Price et al (1994) dalam penelitiannya menemukan bahwa VAS lebih baik untuk menilai fascial pain dari pada penilaian
READ MORE - Validitas VAS (Basuki, 2008, dikutip oleh Wibowo, 2008)

Teknik pengukuran VAS


Agar pengukuran dapat berjalan sebagai mestinya, sebelum dilakukan pengukuran pasien diberi penjelasan mengenai pengukuran yang akan dilakukan beserta prosedurnya. Kemudian pasien diminta untuk memberi tanda pada garis sesuai dengan intensitas nyeri yang dirasakan pasien. Biasanya
READ MORE - Teknik pengukuran VAS

Modifikasi VAS

Disusun oleh : Ahmad Abidin 


   Modifikasi VAS

Hingga saat ini telah ada berbagai format alternatif yang telah dibuat, antara lain : Penggunaan angka 0 dan 10 untuk menggantikan kata No Pain dan Pain As Bad AS it Could be, pada penelitian tentang nyeri lutut, Thomee et al (1995) menggunakan VAS dengan diskripsi No Pain dan
READ MORE - Modifikasi VAS

Visual Analogue Pain Rating Scale

Disusun oleh : Ahmad Abidin 


Assesment nyeri telah dimulai sejak pertengahan abad 20 (Noble et al, 2005), salah satu teknik pengukurannya adalah dengan menggunakan Visual Analogue Pain Rating Scale (VAS). VAS merupakan alat ukur yang sederhana untuk mengukur / mengetahui perkiraan derajad / intensitas nyeri secara subjektif. Alat ukur ini awalnya digunakan dalam pemeriksaan psikologi sejak abad ke 20. Sekitar tahun 70an Huskisson mempopulerkan alat ukur ini dalam aplikasi klinis. VAS berupa sebuah garis lurus sepanjang 10 cm. Garis ini mempresentasikan gambaran intensitas nyeri yang harus ditunjukkan oleh pasien. Pada kedua ujung garis tersebut, Huskisson menggunakan kalimat No Pain dan Pain As Bad As It Could Be. Penggunaan garis horisontal secara umum lebih disukai dari pada vertikal, kecuali menurut penelitian di Cina yang menunjukkan hal sebaliknya. Untuk melakukan pengukuran ulang, masih terjadi kontroversi tentang perlunya pasien melihat hasil pengukuran sebelumnya  (Basuki, 2008, dikutip oleh Wibowo, 2008).
            b.       Teknik pengukuran VAS



READ MORE - Visual Analogue Pain Rating Scale

Komparasi Verbal Rating Scale (VRS) dan Visual analog Scale (VAS)

Disusun oleh : Ahmad Abidin 

Pada penelitian ini VAS dengan garis 10 cm digunakan sebagai standar alat assesment nyeri. Survey dilakukaan pada 85 pasien nyeri kronis di Pain Management Service pada Louisiana State University Health Sciences Center, Shreveport (LSUHSC-S), dimana pemeriksa melakukan dengan metode  interview dan mencatat hasilnya pada format survey. Pasien diminta untuk menunjukan nyeri yang dirasakannya dengan menggunakan VAS dan VRS. VAS yang digunakan berupa garis sepanjang 10 cm yang menunjukkan intensitas nyeri yang dirasakan, pasien diminta untuk memberikan tanda pada garis tersebut untuk mempresentasi nyeri yang dirasakannya.
READ MORE - Komparasi Verbal Rating Scale (VRS) dan Visual analog Scale (VAS)

Konsep nyeri


Menurut Internasional Association for the Study of Pain (IASP), nyeri digambarkan sebagai "suatu pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan yang berkaitan dengan kerusakan jaringan yang sudah atau berpotensi terjadi, atau dijelaskan berdasarkan kerusakan tersebut" ( Hartwig, and Wilson, 2006). Definisi ini menghindari pengkorelasian nyeri dengan suatu rangsangan (stimulus); definisi ini juga menekankan bahwa nyeri bersifat subyektif dan merupakan suatu sensasi sekaligus emosi. (Marjono, dan Sidharta, 2000), mengolongkan nyeri sebagai gangguan sensorik positif, dimana
READ MORE - Konsep nyeri

UJI KORELASI ANTARA VAS DAN MODIFIKASI VAS DALAM MENGUKUR INTENSITAS NYERI

Disusun oleh : Ahmad Abidin 


 
        Menurut Internasional Association for the Study of Pain ( IASP ), nyeri digambarkan sebagai "suatu pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan yang berkaitan dengan kerusakan jaringan yang sudah atau berpotensi terjadi, atau dijelaskan berdasarkan kerusakan tersebut" ( Hartwig, Wilson, 2006). Definisi ini menghindari pengkorelasian nyeri dengan suatu rangsangan ( stimulus ); definisi ini juga
READ MORE - UJI KORELASI ANTARA VAS DAN MODIFIKASI VAS DALAM MENGUKUR INTENSITAS NYERI

Saturday, January 15, 2011

cara penanggulangan CTEV (kaki pengkor)


Pada 6 minggu pertama kehidupan, bayi yang lahir dengan club foot sebaiknya menggunakan gips pada kakinya. Tujuannya adalah supaya terjadi koreksi secara pasif terhadap kelainan yang ada, gips ini diganti setiap 1 minggu untuk penyesuaian.
READ MORE - cara penanggulangan CTEV (kaki pengkor)

Popular Posts